Dec 27, 2016

Sekilas dengan Dengan Wuri Aryani




WURI ARYANI
CUSTOMER CARE SOCIAL MEDIA

Merupakan Nakama yang sudah lebih dari 1 tahun bekerja di Tokopedia. Wuri masuk dan mulai bergabung dari bulan maret 2015 sampai sekarang. Menurut wuri, jam kerja operational sekarang lebih sibuk dari yang sebelumnya karena sekarang operational tokopedia aktif 24 jam.
pada sistem sebelumnya, divisi operational masuk 4 hari dan libur 4 hari. Kalu sekarang shift2an. Ada shift pagi, shift siang dan shift malam.

Berharap kedepannya tokopedia akan lebih maju lagi sehingga gaji tim operational juga naik karena kerja tim operational cukup lelah.

Senang karena tokopedia mau pindah kantor. Jadi sekarang keliatan Tokopedia makin maju.

“Saya berharap untuk karyawan khususnya divisi operational, gajinya digedein terus Jadi Office hour biar ga shifting. Semoga kedepannya cewe ga ada shift malam.

Interview singkat dengan Nakama Buddy Liany Sri Sejati



Hai para reader, kembali lagi kami dari NakaBear melakukan interview terhadap salah satu buddy (Buddy-nya Winson). Liany sendiri bekerja di bagian Content Writer dan sudah bekerja selama 2 tahun. Waktu yang tidak singkat bagi seseorang untuk kenal lebih jauh tempat kerjanya. Selain itu adalah lulusan Universitas Swasta terkemuka di Jakarta, yaitu Universitas Tarumanagara pada tahun 2014.

Kami memberikan beberapa pertanyaan ringan terhadap Liany Sri Sejati, dara cantik yang lahir di Jakarta ini menjawab pertanyaan kami dengan sukacita. Pertanyaan pertama dari kami adalah Apa yang ingin di improve di Tokopedia? Mengingat Tokopedia adalah perusahaan yang berkembang pastinya ada masalah dan juga ada juga pembelajaran yang bisa dipetik darinya. Berikut adalah jawaban dari Liany, “Mungkin bisa diperbaiki komunikasinya antar divisi untuk meminimalisir kesalahpahaman. Karena kadang sering tidak mendapat update kerjaan tertentu”.

Alasan Liany menjatuhkan pilihannya di Tokpediam “Soalnya ada teman yang kerja di sini juga, terus sering update di sosmed. Kayanya suasananya seru dan menyenangkan, terus yang kerja di sini juga masih seumuran”.

Tentunya kita mengharapkan Tokopedia dapat berkembang dan berdiri sampai beberapa tahun maupun Dekade kedepan, rencana dan keinginan Liany apa sih untuk Tokopedia 1, 3, atau 5 tahun ke depan? “Mau lihat Tokopedia berkembang lebih pesat dan jadi perusahaan internet nomor 1 di Indonesia, mungkin juga di dunia :D”.

Selama bekerja apa yang berkesan atau pengalaman yang bisa di share untuk para reader? "Pernah beberapa kali bantu saat acara Tokopedia (roadshow dan ulang tahun) jadi penerima tamu. Terus bisa melihat kalau tamu - tamu yang dateng ke acaranya tuh beragam banget. Mereka kelihatan antusias dan semangat buat ikutan acara Tokopedia. Itu jadi bikin ada rasa kebanggaan tersendiri."

Seperti biasa, dii akhir sesi, para Nakama yang sudah senior menitipkan saran untuk para pendatang baru. Berikut adalah wejangan sakti dari sang Bintang di artikel kita ini, 
"Keep in your mind, sekali Nakama, tetap Nakama. Jadi Nakama harus tetap kompak buat bisa bikin Tokopedia lebih maju. Karena itu kan dimulai dari dalam dulu".

Dec 25, 2016

Let's "Find Your Purpose"!



Hidup. Sebenarnya apa sih tujuan dari hidup? Mungkin sewaktu kita kecil sampai remaja kita ditugaskan untuk sekolah, sebagai bekal di kehidupan kita. Tapi sebetulnya, bekal itu untuk apa sih? Sebagian besar orang akan menjawab untuk bekerja. Banyak orang yang sudah mengenyam pendidikan belasan tahun sampai ke jenjang kuliah tapi masih bingung jika ditanya, “mau jadi apa nantinya?”.

Salah satu permasalahan di Indonesia adalah sulitnya mencari lapangan pekerjaan, dikarenakan pertambahan penduduk tidak diiringi dengan bertambahnya lapangan pekerjaan. Bahkan tidak sedikit yang sudah merasakan pahitnya diberhentikan dari pekerjaan, terutama ketika berada di kondisi krisis. Sebagai solusi, lapangan pekerjaan harus terus diciptakan, salah satunya adalah dengan membuka perusahaan sendiri. Perusahaan disini bisa berarti luas, baik menawarkan produk maupun servis, dalam skala kecil maupun besar.

Sudah banyak usaha kecil-kecilan yang bermula dari rumah. Modal yang dibutuhkan bisa dikatakan kecil, karena tidak dibutuhkan biaya untuk menyewa tempat dan tenaga yang banyak. Namun biasanya pemasaran hanya bisa dilakukan secara terbatas, yaitu dari mulut ke mulut. Apalagi Indonesia memiliki wilayah yang sangat luas, sehingga informasi tersebut mungkin akan sulit untuk dijangkau di berbagai daerah.

Untuk itulah, Tokopedia hadir untuk menawarkan servis yang dapat menghubungkan penjual dan pembeli di seluruh Indonesia. Dengan ini penjual dan pembeli dapat saling bertemu, meskipun terpisah jarak ribuan kilometer. Keberadaan Tokopedia didukung dengan tiga DNA yang telah mengakar sebagai budaya perusahaan, yaitu:
  •     Focus on Customer
  •     Growth Mindset
  •     Make It Happen, Make It Better

Kita tentunya tidak ingin pendidikan yang telah kita raih dengan jatuh bangun terbuang sia-sia dengan bekerja tanpa tujuan. Mungkin banyak di antara kalian yang tertarik di bidang teknologi namun bingung apa kontribusi yang bisa kita berikan untuk negeri kita sendiri. Tenang, passion kalian bisa kita salurkan bersama disini.

Di Tokopedia kita diberi kebebasan untuk menentukan tujuan kita sendiri, atau kami menyebutnya “Find Your Purpose”. Bersama Tokopedia, kita akan ditantang untuk menyelesaikan berbagai masalah di kehidupan nyata sesuai dengan role yang kita minati. Dengan bekerja sebagai team, budaya saling membantu pun kuat sehingga kita akan maju bersama. Kalau bukan kita yang berjuang demi kemajuan Indonesia, siapa lagi?

So, ready to find your purpose with Tokopedia

Dec 17, 2016

Tokopedia apa sih?


Mendengar nama tokopedia siapa yang belum tahu nama tersebut saat ini. Terlihat sekilas tokopedia layaknya seperti toko online – toko online yang lain, tetapi jika ditelusur lebih dalam tokopedia merupakan sebuah ensiklopedia toko online yang ada di Indonesia. Sejarah tokopedia dibangun berawal dari mimpi foundernya yang percaya dimana suatu saat akan berhasil menembus pasar Indonesia diimbangi dengan kerja keras mereka.

Perjuangan dalam Sejarah Tokopedia

Tokopedia.com resmi diluncurkan ke publik pada 17 Agustus 2009 di bawah naungan PT Tokopedia yang didirikan oleh William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison pada 6 Februari 2009. Sejak resmi diluncurkan, PT Tokopedia berhasil menjadi salah satu perusahaan internet Indonesia dengan pertumbuhan yang sangat pesat.

PT Tokopedia mendapatkan seed funding (pendanaan awal) dari PT Indonusa Dwitama pada tahun 2009. Kemudian pada tahun-tahun berikutnya, Tokopedia kembali mendapatkan suntikan dana dari pemodal ventura global seperti East Ventures (2010), Cyber Agent Ventures (2011), Netprice (2012), and SoftBank Ventures Korea (2013). Hingga pada Oktober 2014, Tokopedia berhasil mencetak sejarah sebagai perusahaan teknologi pertama  di Asia Tenggara, yang menerima investasi sebesar USD 100 juta atau sekitar Rp 1,2 triliun dari Sequoia Capital dan SoftBank Internet and Media Inc (SIMI). Pada tanggal April 2016, Tokopedia kembali dikabarkan mendapatkan investasi sebesar USD 147 juta atau sekitar Rp 1,9 triliun.

Berkat peranannya dalam mengembangkan bisnis online di Indonesia, PT Tokopedia berhasil meraih penghargaan Marketeers of the Year 2014 untuk sektor E-Commerce pada acara Markplus Conference 2015 yang digelar oleh Markplus Inc tanggal 11 Desember 2014. Pada tanggal 12 Mei 2016, Tokopedia terpilih sebagai Best Company in Consumer Industry dari Indonesia Digital Economy Award 2016.

William Tanuwijaya selalu menuliskan sejarah Tokopedia yang berisikan momen-momen spesial Tokopedia. Diluncurkan dengan versi beta pada tanggal 17 Agustus 2009 bertepatan dengan perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia didirikan oleh Leontinus Alpha Edisondan, William Tanuwijaya beserta dua orang sahabat mereka. Mengutip dari blog yang ditulis oleh William Tanuwijaya, pada masa awal berdirinya hanya didanai oleh investor tunggal yaitu VF. Mereka bekerja keras membangun impian mereka pada sebuah ruko di lantai 3 Rukan Permata Senayan E7 Jakarta yang sekaligus menjadi kantor dari PT. Tokopedia. Pendirian PT. Tokopedia resmi pada tanggal 6 Februari 2009.
“The entrepreneur in us sees opportunities everywhere we look, but many people see only problems everywhere they look. The entrepreneur in us is more concerned with discriminating between opportunities than he or she is with failing to see the opportunities” – Michael Gerber
Seiring dengan berjalannya waktu selama setahun dari Tokopedia didirikan, Tokopedia mendapat antusias dari berbagai kalangan merchant dan customer. Pada awal bulan berdirinya Tokopedia berhasil menggandeng 509 merchants dengan 4560 members. Jumlah tersebut terus bertambah hingga pada ulang tahun pertamanya pada tanggal 17 Agustus 2010 Tokopedia menggaet 4659 merchants dengan 44785 members. Suatu pencapaian yang luar biasa selama setahun tersebut. Dari jumlah transaksi awal bulan berdirinya hanya Rp 33 juta melejit hingga Rp 5,954 milyar pada ulang tahun pertama 17 Agustus 2010. Sekaligus pada ulang tahun pertama Tokopedia, Tokopedia melepas tag beta version yang mengindikasikan bahwa Tokopedia siap untuk melayani merchant dan customer yang bertransaksi pada sistem mereka. Limit harga produk dinaikkan senilai Rp 25 juta yang sebelumnya hanya mencapai Rp 9,99 juta. Begitupun dengan limit transaksi pada market place Tokopedia naik menjadi Rp 40 juta dari Rp 15 juta.

Dec 14, 2016

Selingan Nakabear dengan Rizqi Synergy



Kami juga melakukan wawancara dengan Rizqi Synergy asal Tangerang Selatan, lulusan UI FASILKOM 2010 bekerja di bagian Software Engineer dan sudah bergabung dengan Tokopedia semenjak 1 April 2015. Rizqi sendiri perlu menempuh jarak 1,5 jam untuk sekali perjalanan dari dan ke kantor. 

Kendala yang biasa dia hadapi di Tokopedia secara teknikal biasa berupa dokumentasi yang tidak updated,  bug lama yang dibenerin tapi tetap tidak sesuai dan yang berkesan bila feature down malam dan mengharuskan remote segera.

Ada beberapa alasan mengapa dia memilih Tokped, dari jobfair dan tokopedia sendiri menarik bagi dia untuk belajar dan memulai karir, Tokopedia menjadi rekrutment pertama yang memanggil daripada tempat interview lainya. Selain karena alasan tersebut, Tokopedia sendiri menjadi tempat pertama setelah lulus dan merasa Tokopedia cukup asik dan sulit untuk ditinggalkan.

Hal yang paling dia senangi bila ada outing dan event yang diadakan oleh Tokopedia selain itu dia rasakan normal bila adanya request pekerjaan namun berubah di tengah pengerjaan, namun demi kemajuan dan keberhasilan Tokopedia hal tersebut tidak jadi persoalan baginya.

Pengalaman yang bisa di share di Tokopedia seluruhnya berkesan, ada pesan dari Rizqi diharapkan sebagai Nakama Baru kita dapat menikmati dan belajar untuk jadi lebih baik.

Apa yang ingin di improve di Tokopedia?
"Tokopedia overall sudah oke dan baik, pokoknya stay awesome!" tutur Mas Rizqi yang masih terlihat bersemangat.

Dec 13, 2016

Bisnis fashion online menggiurkan tanpa ngeluarin duit? YAKIN BISA??





Mawar : “Sist, gimana kalau kita berdua berbisnis?”
Melati : “Bisnis? Males ah, gue ga ada duit nih..”
Mawar : “Lah, gue ga minta duit elu, justru gue ngajak bisnis biar kita bisa berduit!”
Melati : “Bisnis apaan? Kan sekarang kan semua butuh modal, butuh duit juga ujung-ujungnya.”

Mawar : “Yaelah, ada keleus bisnis yang ga pake modal, tapi……”

***

Memulai suatu bisnis, baik itu skala kecil maupun besar mau tidak mau memang membutuhkan modal. Paling tidak modal yang paling awal adalah ‘KEMAUAN’, Kemauan untuk memulai dan mencari peluang. Kenapa peluang harus dicari? Iya dong harus dicari, walau peluang ada didepan mata, tapi kalau kita sendiri tidak ada kemauan, ya sama aja dong. Ga akan jalan juga.


Tapi, di jaman serba modern ini, masa sih ada bisnis tanpa modal? Yakin ada?
Sebelum itu terjawab, temen-temen tau kah bisnis yang paling berpeluang, kapan aja dan dimana aja? Yess bener, BISNIS JUAL BELI, baik itu barang maupun jasa, contohnya jual beli makanan, FASHION, aksesori, travel, kebutuhan rumah tangga dan lain-lain.

Balik lagi ke bisnis tanpa modal. Disini berarti ga sama sekali GA PAKE modal. Mari kita ambil contoh:
Mawar mengajak Melati berbisnis, katakanlah mereka mengikuti trens saat ini, BISNIS FASHION TANPA MODAL. Mawar menjadikan Melati sebagai reseller (yaitu: menjual kembali suatu produk yang dilakukan oleh penjual setelah penjual tersebut membelinya). 

Ini berarti Melati akan membeli produk fashion yang Mawar jual, dan menjual kembali kepada customernya.
Biasanya harga reseller lebih murah dibandingkan dengan harga customer biasa. Dan dari perbedaan harga ini, reseller tetap mendapat keuntungan. Jadi, Melati tidak akan mengeluarkan MODAL BESAR untuk  memulai bisnisnya sendiri. Hitunglah modal yang akan dikeluarkan melati adalah kuota internet, karena bisnis yang mereka jalankan secara online.

Dengan menjalankan bisnis secara online ini, mereka otomatis membuka PASAR FASHION online sendiri, dan tidak perlu membukan took offline di pasar ataupun mall. Dengan kata lain, menghemat modal untuk sewa ruko ataupun toko. Taukah teman-teman, biaya sewa ini lah yang biasanya menjadi kendala bagi para pemilik toko offline, terutama bagi mereka yang akan memulai berbisnis jual-beli. Namun, dengan membuka online store, biaya ini otomatis dicoret.

Walaupun dikatakan bahwa bisnis ini TANPA MODAL, namun bukan berarti bisnis online seperti yang dijalankan Mawar dan Melati itu tanpa resiko. Dampak atau resiko dari berjualan online ini utamanya adalah masalah kepercayaan pembeli. Ga sedikit dari masyarakat masih was-was dan belum sepenuhnya percaya melakukan transaksi jual-beli online. Sebagian dari mereka masih memilih untuk membeli barang kebutuhan dan jasa dengan offline (data ke toko). Sampai saat ini pun, antara penjual online dengan offline masih terus bersaing, bersaing memperebutkan kepercayaan customernya.
Keduanya baik, keduanya menguntungkan, dan juga memiliki nilai plus dan minus masing – masing.
Jadi, masih ragu untuk memulai bisnis (fashion) TANPA MODAL ?
 ((SUDAH CEK TOKOPEDIA BELUM?))