Feb 8, 2017

Dreamcatcher dan Tokopedia




Dreamcatcher pertama kali muncul dari sebuah suku dan baru masuk ke peradaban Amerika sekitar tahun 1970-an. Konon, dreamcatcher digunakan sebagai simbol persatuan antar suku dan untuk menangkap mimpi-mimpi baik dan menangkal mimpi buruk, ya terserah si boleh percaya atau nggak. Filosofi dreamcatcher kayaknya cocok buat menganalogikan perusahaan ini. Ya, Tokopedia!

"Membangun Indonesia yang lebih baik lewat Internet", jargon itu yang membuat saya sadar bahwa sudah saatnya sebuah perusahaan lokal berdiri dan terus berkembang untuk membuat perubahan bagi negaranya. Kebiasaan masyarakat Indonesia yang konsumtif dan cenderung ingin selalu menghabiskan uangnya menjadi isu yang berhasil ditangkap dan menjadi fokus dari Tokopedia. Jual beli yang seharusnya mempertemukan penjual dan pembeli di suatu tempat, kini dibuat semakin mudah dengan adanya wadah yang memfasilitasi keinginan penjual dan pembeli, ya Tokopedia itu sendiri.

Dari tahun ke tahun, Tokopedia semakin berkembang pesat dan salah satu upaya yang dilakukan adalah merangkul generasi muda tanpa pandang "bulu" yang memiliki kompetensi dan mempunyai visi yang sama dengan Tokopedia untuk bergabung ke dalam tim. Artinya adalah keinginan untuk menciptakan Indonesia yang lebih baik melalui internet akan semakin mudah dan sebentar lagi akan terwujud. Gak melulu soal keuntungan dan menjadi yang nomor satu, Tokopedia "menjemput" masyarakat yang mempunyai bisnis kecil-kecilan dan akan merubahnya menjadi besar-besaran. Masyarakat yang tadinya pesimis akan bisnisnya yang gitu-gitu aja dan gak ada untungnya, sekarang bisa kembali sumringah dan akan terus-menerus memegang handphone-nya dengan perasaan deg-degan menunggu notifikasi pesanan atau diskusi produk dari pembeli. Hal apa sih yang lebih indah dari membuat orang bahagia dan optimis kembali?




Gak hanya menjemput, Tokopedia juga "ngurusin" dan "ngedidik" masyarakat/penjual biar toko dan barang dagangannya semakin laku dari waktu ke waktu. Mulai dari sosialisasi fitur-fitur baru yang semakin memudahkan promosi dan penjualan sampai curhat penjual tentang kesulitan serta kemudahan yang dialami. Yang terpenting, fitur yang dibuat hampir seluruhnya gratis...tis...tis. Sampai saat ini gue gak tau berapa banyak orang yang merasa terbantu dan berubah hidupnya dari sisi ekonomi. Gue gak tau seberapa senangnya mereka punya kesibukan baru yang menguntungkan dan bisa digunakan untuk kehidupan sehari-hari. Yang jelas gue tau seberapa senangnya Nakama (karyawan) Tokopedia bisa melayani dan membantu masyarakat dalam melakukan jual-beli. Ini adalah model bisnis yang paling indah menurut kami.

Seperti yang gue analogikan di awal tulisan, Tokopedia is a "dreamcatcher", simbol persatuan, dan menangkap mimpi baik. "Kami percaya, kesuksesan itu hanya dapat diraih dengan cara membantu orang lain menjadi lebih sukses"- Mr. CEO ;)

-Angga Bear-

0 komentar :

Post a Comment